Bicara Cadel pada Laporan Terakhir, Pilot MH370 Diduga Alami Hypoxia

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 24 September 2018 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 24 18 1954958 bicara-cadel-pada-laporan-terakhir-pilot-mh370-diduga-alami-hypoxia-KXhMXHs14f.jpg Foto: Reuters.

KUALA LUMPUR – Saudari dari pilot Malaysia Airlines MH370 yang hilang mengklaim bahwa suara saudaranya, Kapten Pilot Zaharie Shah menjadi cadel saat memberikan laporan terakhir dari pesawat ke menara pengawas udara. Kondisi itu konsisten dengan gejala hypoxia yang mungkin menambah misteri seputar hilangnya pesawat nahas tersebut.

Sakinab Shah tidak mempercayai teori konspirasi yang menyatakan adiknya bertanggungjawab atas insiden MH370 yang hilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing dengan membawa 239 penumpang dan awak pesawat pada 8 Maret 2014. Menurut Simon Grunson, pakar penerbangan sekaligus teman dari Sakinab, penyebab jatuhnya pesawat itu kemungkinan karena pilot menderita hypoxia yang disebabkan oleh kurangnya oksigen yang mencapai otak.

Hypoxia membawa bahaya yang cukup besar bagi seorang pilot. Kondisi itu dapat menyebabkan koordinasi fisik berkurang, kesulitan berpikir bahkan pilot dapat secara cepat kehilangan kesadarannya.

"Alasan logis untuk pesan (pilot yang cadel) adalah jika ada asap listrik di ruang avionik, menyebabkan pesawat secara otomatis membuka ventilasi untuk mengeluarkan asap," kata Grunson kepada Daily Star sebagaimana dilansir IBTimes, Senin (24/9/2018).

Dia mengatakan, kemungkinan MH370 mengalami dekompresi udara bertahap dan gagal menyesuaikan tekanan udara dengan baik ketika menambah ketinggian.

Pekan lalu, dokumen yang baru dirilis mengungkapkan pesan terakhir yang dikirim ke unit monitor kontrol MH370. Pesan itu dilaporkan dikirim empat kali tetapi sistem pengiriman tidak pernah menerima tanggapan yang menandakan bahwa pesan itu telah mencapai pesawat.

Dalam laporan penyelidikan MH370 terakhir yang dirilis pada Juli, Pemerintah Malaysia menyatakan belum dapat memastikan apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat tersebut. Namun, laporan itu mengatakan bahwa perubahan arah MH370 dilakukan secara manual sehingga kemungkinan terjadinya pembajakan tidak dapat dikesampingkan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini