MOSKOW – Pemerintah Rusia menyambut baik kesepakatan program nuklir Iran dengan negara-negara Barat. Negara penghasil gas itu menyebut kesepakatan tersebut sebagai pengakuan atas hak tanpa syarat Iran mewujudkan nuklir untuk warga.
"Kesepakatan itu berisi pokok yang diajukan Presiden Rusia Vladimir Putin yakni hak tanpa syarat Iran untuk kegiatan nuklir damai," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia seperti diberitakan AFP, Sabtu (4/4/2015).
Sebagaimana diketahui, Iran dan kekuatan dunia akhirnya menyepakati kesepakatan bersejarah untuk membatasi upaya nuklir. Kesepakatan terjadi setelah terjadi pembicaraan selama delapan hari di Lausanne, Swiss.
Menurut Pemerintah Rusia, kesepakatan itu memungkinkan Iran melaksanakan pengayaan uranium di bawah pengawasan antarbangsa dan pencabutan semua hukuman terhadap negara tersebut.
“Tidak diragukan bahwa kesepakatan itu memiliki dampak bagus pada keseluruhan keamanan di Timur Tengah, termasuk kenyataan bahwa Iran akan mampu berperan lebih giat dalam penyelesaian sejumlah masalah dan kemelut di kawasan tersebut," lanjut Kementerian Luar Negeri Rusia itu.
Jika Rusia senang, Pemerintah Israel merasakan sebaliknya. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengecam kesepakatan itu,
(Hendra Mujiraharja)