Pulang dari Turki, Bocah Enam Tahun Mengafirkan Petugas

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis
Rabu 08 April 2015 13:42 WIB
Share :

JAKARTA – Sebanyak 12 warga negara Indonesia yang diduga bergabung dengan ISIS telah dipulangkan dari Turki ke tanah air. Saat ini, mereka ditempatkan di Panti Sosial milik Kementerian Sosial di Bambu Apus, Jakarta Timur. Alih-alih mencoba kembali ke jalan yang benar, di antara mereka bahkan ada yang berani mengafirkan petugas.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Saud Usman Nasution mengaku, masih kesulitan untuk membina 12 WNI tersebut. Secara terang-terangan mereka menyatakan ingin kembali ke Suriah.

"Mereka masih keras dan merasa benar dengan doktrin jihad ISIS, 12 orang ini tetap ingin kembali ke sana (Suriah)," jelas Saud jelang rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Tak hanya itu, doktrin ISIS juga telah merasuk ke anak-anak WNI tersebut. Saud menambahkan, salah satu anak kecil berusia enam tahun dari mereka, saat ini sudah berani mengafirkan petugas yang mencoba untuk membinanya. "Anak kecil berusia 6 tahun di antara mereka sudah bisa mengafirkan semua orang," imbuhnya.

Sebab itu, BNPT lantas mendatangkan sejumlah ulama dan pakar untuk berdialog‎ dengan mereka agar keluar dari faham dan gerakan ekstrim tersebut. "Kami panggil ulama untuk berdialog dengan mereka," pungkasnya.

‎Seperti diketahui, 12 WNI itu sempat ditahan otoritas keamanan Turki pada Januari lalu karena hendak menyeberang ke Suriah. Diduga mereka hendak bergabung dengan sanak keluarganya yang telah menjadi anggota ISIS. Setiba di tanah air mereka diperiksa oleh Datasemen Khusus 88 Anti Teror Polri. Kemudian diamankan di panti Dinas Sosial Bambu Apus, Jakarta Timur.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya