LEICESTER – Pada Kamis 9 April malam waktu Inggris, sebuah pesawat komersial jenis Boeing 737 tergelincir saat melakukan pendaratan darurat di Bandara East Midlands, Inggris. Saat tergelincir roda pesawat patah.
Pesawat tersebut awalnya melakukan penerbangan dari Bandara Charles de Gaulle, Prancis, dan dijadwalkan untuk mendarat di Bandara East Midlands. Pesawat yang hanya diawaki oleh seorang pilot dan kopilot itu diketahui membawa 10 ton kargo, delapan ton bahan bakar, dan tidak membawa penumpang.
Namun, pada saat melakukan pendaratan darurat di Bandara East Midlands, roda pendaratan pesawat itu patah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
“Kopilot pesawat itu sempat membuat panggilan ke Air Traffic Control (ATC) untuk melaporkan bahwa pesawat yang dikendalikannya dalam situasi darurat. Terdapat asap pada roda pendaratan pesawat Boeing 737 itu,” demikian pernyataan otoritas Bandara East Midlands, seperti dikutip Mirror, Jumat (10/4/2015).
“Pilot dan kopilot meminta untuk melakukan pendaratan darurat di landasan pacu Bandara East Midlands,” lanjut pernyataan itu.
Pada akhirnya, pendaratan darurat itu membuat roda pendaratan patah, dan membuat pesawat Boeing 737 itu terseret di landasan pacu sejauh 115 meter sebelum akhirnya berhenti.
(Hendra Mujiraharja)