Kompolnas: Evaluasi Polisi Bersenjata Jarang Dilakukan

Abu Sahma Pane, Jurnalis
Kamis 30 April 2015 10:56 WIB
Ilustrasi. (dok.Okezone)
Share :

JAKARTA – Seorang personel Polda Sumatera Utara (Sumut) menembak rekannya sendiri dan bunuh diri kemarin. Menyikapi kejadian tersebut, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polri untuk memperketat prosedur pemegang senjata.

“Ini harus diperketat. Misalnya dengan evaluasi sekali dalam enam bulan. Selama ini kan evaluasi sangat jarang dilakukan,” ujar Komisioner Kompolnas Edi Hasibuan kepada Okezone, Kamis (30/4/2015).

Edi juga meminta senjata tidak diberikan pada polisi yang temperamental. Sebab, polisi yang emosional berpotensi menyalahgunakan senjatanya.

“Jangan terlalu mudah memberikan senjata ke anak buah. Lihat dulu psikologisnya. Kejiwaannya harus diperiksa betul,” ucapnya.

Duel maut terjadi antar sesama personel Polda Sumut, Rabu 29 April 2015. Usai cekcok, Brigadir Dedi Sofyan tewas ditembak rekannya sendiri, Briptu Suprianto Sigiro. Setelah itu, Suprianto sempat mencium tubuh korban. Kemudian ia bunuh diri dengan cara menembak diri sendiri.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya