ISIS Diduga Terlibat dalam Penembakan di Texas

Pamela Sarnia, Jurnalis
Selasa 05 Mei 2015 09:57 WIB
Terduga Penembakan di Dallas, Elton Simpson (Foto: IBT)
Share :

TEXAS - Dua akun Twitter yang diduga berhubungan dengan kelompok militan ISIS mengunggah pesan yang mengarah pada peristiwa penembakan di Kontes Kartun Nabi Muhammad, Dallas, Texas, Amerika Serikat (AS) yang terjadi kemarin.

Akun yang bernama 'Shariah is Light' (Syariah adalah Terang) itu mengunggah pesan dengan tagar 'texasattack' pada pukul 18.35 Central Time (CT). Akun tersebut memiliki gambar Anwar Awlaki, seorang ulama kelahiran AS yang tewas pada 2011 karena serangan udara di Yaman.

Tak lama kemudian, pihak kepolisian mengatakan telah membekuk dua pria dalam sebuah mobil menuju Curtis Cullwell Center di pinggiran kota Garland, Texas. Polisi melepaskan tembakan kepada dua pria itu. Keduanya dinyatakan tewas.

Sebelum polisi datang dan membunuh kedua pria itu, seorang penjaga sekolah terluka di pergelangan kakinya karena diserang keduanya.

Seorang pegawai kantor penegakan hukum mengatakan, dua tersangka yang tewas diidentifikasi bernama Elton Simpson dan Nadi Soofi. Keduanya adalah teman sekamar.

Polisi belum bisa memastikan apakah penembakan itu berhubungan dengan kontes yang diadakan oleh organisasi yang berpusat di New York, American Freedom Defense Initiative, yang akan memberi hadiah senilai USD10 ribu sekira Rp130 juta bagi peserta yang menggambar kartun Nabi Muhammad terbaik.

Akun 'Shariah is Light' juga menyarankan untuk mengikuti akun kedua yang bernama 'AbuHussainAlBritani'. Akun kedua mengunggah beberapa pesan yang mengacu pada penembakan di Texas dan memberi tautan kepada kelompok militan ISIS.

"Pisau telah diasah, kami akan datang menuju jalanmu dengan kematian dan pembantaian!" seru pesan pertama dalam akun tersebut,dilansir Fox News, Selasa (5/5/2015).

Pesan kedua berisi "Allahu Akbar!!!!! Dua saudara kami telah melakukan penembakan di pameran seni Nabi Muhammad di Texas!".

Pesan berikutnya berbunyi, "Bunuh mereka yang menghina Nabi".Terakhir, akun tersebut berseru, "Mereka pikir mereka aman di Texas dari para pejuang ISIS".

Kini, kedua akun mencurigakan itu telah ditutup Twitter.

(Pamela Sarnia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya