Sementara, Ketua RT 3, RW 11, Sugeng Pribadi mengaku, melihat beberapa bungkus sisa narkoba di kamar pribadi pasutri yang dikabarkan telah menelantarkan anaknya itu. Di antara sisa bungkus tersebut, terdapat dua plastik yang masih berisi bubuk narkoba.
"Tadi pas penggeledahan, banyak bungkus plastik. Ada dua plastik masih isi (narkoba)," ujar Sugeng di lokasi, Jumat (15/5/2015).
Sugeng menambahkan, Utomo telah mengakui kalau dia memang seorang pengguna narkoba. Sebab itu, ia meminta maaf atas aksi penelantaran lima anak kandungnya tersebut.
"Dia di dalam minta maaf. Ngaku kalau pengguna narkoba," imbuhnya.
Meski demikian, kedua pasutri itu mengaku tidak pernah menyuruh kelima anaknya untuk menggunakan barang haram tersebut.
"Ngakunya cuma mereka berdua. Tidak pernah menyuruh anaknya, tapi tidak tahu lagi," pungkasnya.
(Arief Setyadi )