DPR: Penelantar Lima Anaknya Harus Dites Kejiwaan

Gunawan Wibisono, Jurnalis
Minggu 17 Mei 2015 14:11 WIB
Ilustrasi: Okezone
Share :

JAKARTA - Kasus penelantaran lima orang anak yang dilakukan oleh kedua orangtuanya, Utomo Purnomo dan Nurindria Sari, menjadi perhatian serius bagi Komisi VIII DPR.

Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan, perbuatan tersebut bertentangan dengan akal sehat dan cenderung tidak beradab. Karena itu, pelakunya (Pasutri Utomo dan Nurindria) perlu diberi hukuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Itu keterlaluan. Orangtuanya kelihatannya ada kelainan. Selain diperiksa polisi, perlu juga diperiksa psikiater. Sementara anak-anak mereka, harus mendapatkan perlindungan dari negara," ujar Saleh kepada Okezone di Jakarta, Minggu (17/5/2015).

Ketua PP Muhammadiyah Jakarta tersebut menambahkan, ke depan pengasuhan anak-anak tersebut harus betul-betul diawasi oleh pemerintah.

"Anak-anak tersebut memiliki masa depan sama seperti anak-anak lainnya. Kalau dibiarkan diasuh oleh orangtuanya, bisa jadi perbuatan yang sama terjadi lagi di masa-masa yang akan datang," tegasnya.

"Kementerian sosial memiliki banyak panti asuhan. Anak-anak tersebut bisa saja dititipkan di sana. Dengan begitu, mereka bisa merasa aman dan nyaman seraya berupaya menghilangkan trauma yang mungkin ada," ungkapnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menambahkan, pemerintah diminta tidak lepas terhadap kasus ini, di mana perlu langkah-langkah koordinatif untuk mengantisipasi kejadian serupa menimpa anak-anak lain. Terlebih, ada banyak kementerian lembaga yang bisa bekerjasama untuk menanggulangi permasalahan seperti ini.

"Kan ada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Tugasnya adalah melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga yang lain yang terkait adalah Kemensos (Kementrian Sosial), Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kepolisian, KPAI, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan lain-lain," tambah Saleh.

"Kalau dikerjakan sendiri-sendiri, pasti akan sulit. Ada puluhan juta anak Indonesia yang perlu diperhatikan dan dilindungi," tuntasnya.

(Randy Wirayudha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya