RIYADH – Pemerintah Arab Saudi bersumpah akan memburu dan mengadili dalang serangan bom bunuh diri yang menghantam Masjid Imam Ali di Provinsi Qatif, wilayah timur Arab Saudi pada 22 Mei 2015. Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan, bom yang meledakkan Masjid Imam Ali ketika jamaah sedang Salat Jumat itu sebagai tindakan pengecut.
“Serangan teroris tersebut menegaskan bahwa kelompok-kelompok yang menyimpang sedang mencari celah untuk menciptakan kekacauan di Arab Saudi,” ujar Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi, Mayjen Mansour Al Turki, seperti dikutip Al Arabiya, Minggu (24/5/2015)
“Sekarang, yang terpenting adalah kita harus segera menghentikan dalang dari semua aksi pengecut ini, dengan menemukan dan menangkap mereka,” sambungnya
Sebelumnya, ISIS telah mengklaim sebagai kelompok yang berada di balik serangan bom bunuh diri itu. Serangan bom itu menewaskan 21 Orang dan melukai 81 orang lainnya
Akibat serangan bom bunuh diri tersebut, mayat-mayat bergeletakan di dalam masjid, sajadah banyak yang berlumuran darah, dan sebagian besar bangunan masjid rusak parah
(Hendra Mujiraharja)