Sembilan Bangkai Pesawat Akan Disingkirkan dari Soekarno-Hatta

Deny Irawan, Jurnalis
Senin 25 Mei 2015 23:07 WIB
Ilustrasi (Dok Okezone)
Share :

TANGERANG - PT Angkasa Pura II (Persero) akan menyingkirkan sembilan unit pesawat yang tidak dipergunakan lagi yang kini diparkir di sisi udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Sebanyak delapan unit pesawat-pesawat tersebut berada di area rumput dan satu unit pesawat terletak di lokasi night stop appron atau NSA. Keputusan PT Angkasa Pura II (Persero) tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas apron dan mendukung kelancaran operasional bandara, serta membenahi estetika sisi udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Sebagai langkah tindak lanjut, PT Angkasa Pura II (Persero) telah mengumumkan kepada publik mengenai rencana tersebut dan menghubungi kurator dari maskapai yang dinyatakan pailit, atau badan hukumnya tidak aktif. Adapun pesawat-pesawat yang tidak dipergunakan lagi tersebut masing-masing adalah :

Pertama, PK-HNK FJF Gatari, kedua PK-IJK B 737-200 Bouroq, ketiga PK-IJH B 737-200 Bouroq, keempat PK-IHH HS 748 Bali Air, kelima PK-IHT HS 748 Bali Air, keenam PK-MGH F 28 Merpati, ketujuh PK-MGM F 28 Merpati , kedelapan PK-KAP MD 820 Kartika Airlines, dan kesembilan PK-KAD B 737-200 Kartika Airlines. Apabila pemilik pesawat tersebut ingin menguasai kembali pesawat, maka dapat menunjukkan bukti administratif kepemilikan selambat-lambatnya 31 Mei 2015.

Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II (Persero) Eko Diantoro menuturkan, apabila tidak ada pihak yang mengambil atau mengakui setelah 31 Mei 2015, piaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan instansi atau pihak terkait lainnya untuk mengambil tindakan lebih lanjut. "Bisa saja diputuskan untuk memusnahkan pesawat tersebut,” tuntasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya