Mayoritas Kaum Rohingya Tidak Kenal PM Myanmar

Jihad Dwidyasa , Jurnalis
Kamis 28 Mei 2015 20:26 WIB
Pengungsi Rohingya (Foto: AFP)
Share :

Menurut Suhadi, konflik berkepanjangan antara Pemerintah Myanmar dan etnis Rohingya bukan lagi dikarenakan permasalahan sosial, politik, ekonomi, atau agama. Permasalahan tersebut telah menjadi krisis kemanusiaan.

Sebagaimana diberitakan, Pemerintah Myanmar sering menjuluki etnis Rohingya sebagai ‘Kaum Bengali’. Sebab, Myanmar tidak mau mengakui kaum tersebut sebagai warga negaranya. Menurut Pemerintah Myanmar, ‘Kaum Bengali’ merupakan pendatang gelap dari negara tetangga mereka, Bangladesh.

Sementara, etnis Rohingnya menganggap diri mereka sebagai kelompok pribumi Myanmar keturunan pedagang Arab yang tinggal di Asia Selatan sejak abad ke-8. Di Myanmar, etnis Rohingya sulit mengakses fasilitas pendidikan dan kesehatan. Selain itu, Muslim Rohingya tidak dapat beribadah dengan bebas.

(Hendra Mujiraharja)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya