Dia melanjutkan, rukun iman (segi enam) tersebut menjadi dasar dan ruh mewarnai adat budaya Minang.
Sementara Ketua LKAAM Sumbar, M Sayuti Dt Rajo Pangulu mengatakan, selain lambang itu, juga ada segi empat yang melambangkan Tahu Di Nan Ampek. Kemudian ada pula gambar rea atau tempat Al Quran sebagai lambang majelis ilmu.
Sebelumnya, beredar pandangan bahwa di dalam desain Masjid raya Sumbar tersembunyi lambang bintang segi enam yang berkorelasi dengan Yahudi. Pendapat yang berkembang di media sosial itu, mulai meresahkan masyarakat.
(Muhammad Saifullah )