"Dia menyadari kondisinya, maka itu ISIS mengeksekusi mati anggota tersebut karena telah melukai anggota ISIS lain," ujar Abu.
Ia mengatakan, investigasi terus dilanjutkan dan mereka menemukan enam orang yang mengunjungi rumah anggota ISIS yang positif AIDS tersebut. Keenamnya ditangkap dan dipaksa menjalani tes darah. Setelah itu, ditemukan dua anggota berkebangsaan Arab Saudi yang turut terinfeksi karena berhubungan seksual dengan perempuan Yezidi tersebut.
Seorang dokter yang bertugas di Kota Almayadeen membenarkan kasus itu. "Anggota-anggota ISIS dibawa ke pusat kesehatan. Ada seorang pria 30 tahun beraksen Mesir dan seorang perempuan berusia 15 tahun yang terlihat ketakutan serta berwajah pucat. Hasil tes, keduanya positif AIDS," kata dokter yang enggan menyebut namanya tersebut.
(Hendra Mujiraharja)