ATHENA - Pemerintah Yunani berencana membuka kembali bank-bank yang dihentikan operasinya karena krisis finansial yang melanda negara itu.
Penutupan yang telah berlangsung selama tiga pekan itu berakhir setelah Athena berhasil mencapai kesepakatan dengan para kreditornya pekan lalu. Kesepakatan itu dilakukan untuk mencegah Negeri Para Dewa itu keluar dari Eurozone.
Sebagaimana diberitakan BBC, Senin (20/7/2015), bank-bank di Yunani telah ditutup sejak 28 Juni 2015, setelah perundingan dana talangan antara Pemerintah Yunani dengan kreditor Eropanya mengalami kebuntuan. Pemerintah Yunani terpaksa menutup bank untuk mencegah penarikan uang besar-besaran oleh warga yang takut kehilangan uang mereka.
Akibat penutupan bank tersebut, warga Yunani harus mengantre selama berjam-jam di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk mengambil uang. Jumlah yang dapat diambil pun dibatasi sebesar 60 Euro (Rp867 ribu) per hari karena terbatasnya persediaan uang yang ada.