"Kerentangan ekonomi pada golongan borderline karena pendapatan yang tidak teratur dan tidak tetap inilah yang memerlukan perlindungan khusus," ungkapnya.
Persoalan besar justru datang dari pekerja sektor informal, bukan tentang ketidakmampuan membayar premi tetapi terkait keterjangkauan layanan kesehatan yang masih belum diatasi sepenuhnya.
"Persoalan akses tidak hanya menyangkut keterjangkauan dalam pembiayaan, tetapi kecukupan keterjangkauan, dan penerimaan pada fasilitas kesehatan yang ditunjuk," jelasnya. (fds)
(Muhammad Saifullah )