BANDUNG – Universitas Pasundan (Unpas) berduka atas meninggalnya Dania Agustina Rahman (19) dalam kecelakaan saat mendaki Gunung Semeru.
Dania diketahui merupakan mahasiswi Universitas Pasundan (Unpas) jurusan Teknik Industri angkatan 2014.
Rektor Unpas, Eddy Jusuf mengungkapkan bela sungkawa kepada pihak keluarga atas kejadian yang menimpa salah satu mahasiswinya tersebut.
"Kami menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa mahasiswi kami," kata Eddy saat ditemui di Kampus Unpas, Kamis (13/8/2015).
Terkait keberangkatan Dania mendaki Semeru, Eddy menegaskan itu adalah kegiatan personal.
"Kegiatan itu kegiatan pribadi yang bersangkutan, bukan agenda universitas atau jurusan," jelasnya.
Dania sendiri tidak tercatat sebagai anggota Mahasiswa Pencinta Kelestarian (Mapak) Alam di Unpas. Terlebih, saat ini adalah masa libur dan tidak ada kegiatan berkaitan dengan kampus.
Selain Dania, ada tiga mahasiswa Unpas lainnya yang pergi ke Semeru secara bersamaan yaitu Rizki Akbar, Wiji, dan Rosihan. Ketiganya berasal dari Fakultas Teknik.
"Jadi total (mahasiswa Unpas) yang berangkat itu ada empat orang," ucapnya.
Keempatnya mendaki bersama mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang dan mahasiswa dari kampus lain untuk sama-sama mendaki. Mereka berempat pergi dari Asrama Unpas pada 8 Agustus menuju Yogyakarta. Setelah sempat beristirahat, mereka melakukan pendakian pada 10 Agustus.
Informasi yang diterima pihak Unpas, jenazah Dania saat ini masih berada di RS Lumajang. Rencananya jenazah akan dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di Sukabumi. Sementara saat ini, tiga pendaki lain yang merupakan mahasiswa Unpas berada di Balai Besar TNBTS. (fds)
(Muhammad Saifullah )