Usai diterima oleh Donald trump, menurut Fadli, dirinya bersama rombongan diminta untuk menghadiri konferensi pers. Sebagai orang timur yang mengerti sopan santun, Fadli menambahkan, dirinya bersama rombongan kemudian menghadiri konferensi pers tersebut.
“Secara spontan, Donald Trump memperkenalkan kami ke wartawan yang hadir. Saya kira itu saja, tak ada yang luar biasa, jika ada yang mempermasalahkan hal tersebut, saya kira cara berfikirnya belum dewasa,” tegas dia.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Setya Novanto bertemu dengan pengusaha AS Donald Trumph. Mereka membahas aliansi strategis Indonesia-Amerika ke depan. Seperti membahas elemen-elemen pokok tentang hubungan kedua negara yang lebih komprehensif dan strategis. Pertemuan ini ditujukan utnuk mendukung iklim investasi di Indonesia. Kerjasama dengan Trump ini diharapkan memancing investasi lain untuk masuk ke dalam negeri.
(Fransiskus Dasa Saputra)