JAKARTA - Indonesia kehilangan sosok Adnan Buyung Nasution, advokat yang menjadi panutan tegaknya keadilan hukum di Indonesia. Adnan menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015).
Putra ketiga Adnan, Rasyid Alam Perkasa Rinanda Nasution mengungkapkan kondisi sang ayah sempat membaik setelah menerima perawatan sejak Sabtu 19 September 2015.
"Kondisinya sempat membaik kemarin (Selasa) sore, tapi ternyata itu tidak bertahan lama," ujar Rasyid Alam Perkasa Rinanda Nasution, di rumah duka kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015).
Menurut Rasyid saat kondisi membaik, pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) itu meminta ventilator (alat bantu pernapasan) yang menempel di tubuhnya untuk dilepas.
Namun, kondisi yang membaik itu ternyata tidak bertahan lama. Malam harinya, tim dokter kembali memasang ventilator.
"Sore membaik eh malam harinya anfal lagi dan akhirnya ventilator kita pasang lagi," ungkap Rasyid.
Hingga akhirnya sekira pukul 10.15 WIB, Adnan dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit komplikasi yang dideritanya.
(Susi Fatimah)