Pembunuhan Salim Kancil, Momentum Reformasi Agraria

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2015 07:07 WIB
Tabur bunga di foto aktivis petani yang jadi korban pembunuhan, Salim Kancil. (Foto: Antara)
Share :

"Pemerintah harus melihat sesungguhnya masalahnya pada konflik agraria, semua kekayaan bukan digunakan sebesar-besar untuk kemakmuran rakyat sebagaimana mandat UUD 1945," ucap Kent.

Seperti diketahui, Salim Kancil dibunuh secara sadis akibat penolakannya terhadap pertambangan di kampungnya di Desa Selok Awar-Awar. Ia menolaknya karena merusak lingkungan seperti lahan pertanian.

Sementara rekannya, Tosan, juga dianiaya hingga kritis. "Cara-cara brutal tersebut tidak perlu dipilih sebagai pendekatan penyelesaian konflik agraria karena hanya akan memicu korban," pungkasnya.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya