Saat merumput di sebuah ladang dekat dengan sebuah luweng (mulut lorong sungai bawah tanah-red) istrinya melihat sebuah bayangan hitam menyeramkan. Lantaran takut, dia mengajak kedua saudaranya pulang.
Dalam perjalanan pulang, ia mendapat kabar bahwa sebagian rumahnya sedang terbakar. Mendengar kabar tersebut, ia pun bergegas pulang sambil emminta pertolongan warga untuk membantunya memadamkan api.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas PLN memutus jaringan dan instalasi listrik di rumahnya. Namun walau seluruh api di bagian rumah berhasil dipadamkan, mendadak api kembali muncul dan perlahan-lahan melumat almari pakaian di dalam rumah.
"Kami menduga api di lemari itu berasal dari sisa kebakaran yang belum berhasil dipadamkan. Tetapi begitu api yang membakar almari dipadamkan, kebakaran berpindah tempat. Beberapa lembar pakaian yang disimpan di almari lain juga terbakar," ungkap Lugino.
Api terus-menerus berpindah tempat. Dibantu para tetangga, seluruh barang seperti pakaian, almari gorden, daun jendela dan dan lain-lainnya dikeluarkan dari dalam rumah.