ISTANBUL – Jumlah korban bom yang meledak dalam acara aksi damai di Ankara, Turki, meningkat menjadi 86 orang tewas, sementara 186 orang lainnya terluka.
Seperti dilaporkan Associated Press Sabtu (10/10/2015), Menteri Kesehatan Turki Mehmet Muezinoglu, mengonfirmasi 62 orang tewas di tempat kejadian. Sedangkan 24 lagi meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit.
Pihak kepolisian Turki masih menyelidiki pelaku dan motif dibalik serangan bom.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi dalam aksi damai di Ibu Kota Turki, Ankara dekat stasiun kereta di pusat kota. Pemicu ledakan diduga adalah bom bunuh diri. Bom diduga ditujukan kepada peserta aksi damai untuk memprotes kekerasan yang dilakukan terhadap kelompok separatis Kurdi, PKK.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengutuk ledakan ini. Erdogan berkata bahwa bom tersebut dapat mengganggu kedamaian di negaranya. Dia lantas menghimbau warganya agar tenang dan tetap menjaga kerukunan dalam merespons kejadian ini.
(Muhammad Saifullah )