Satu Tahun Pemerintahan Jokowi Tidak Jelas

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Sabtu 17 Oktober 2015 11:21 WIB
Foto: Antara
Share :

JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan jelang satu tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, jalannya pemerintahan semakin tidak jelas.

Pasalnya, mantan Wali Kota Solo itu hanya dituding memberikan kesenangan bagi para pendukung dan pengusungnya dalam Pilpres 2014.

"Jadi memang dalam perjalanan satu tahun ini menjadi tantangan terbesar dari dalam pendukungnya sendiri. Kalau kita kaitkan dengan nawacita masih jauh dari harapan. Jokowi-JK belum bisa mewujudkan janji dengan nyata," ujar Bamsoet -sapaan akrabnya- dalam diskusi Sindo Triwijaya Network yang bertajuk 'Setahun Nawacita', di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (17/10/2015).

Pemerintahan Jokowi-JK, kata Bamsoet, hingga saat ini masih memiliki segudang persoalan terhadap permasalahan ekonomi. Nilai tukar rupiah masih jauh dari harapan oleh rakyat Indonesia.

"Sehingga kita berharap di tahun-tahun mendatang Presiden Jokowi mampu menyenangkan hati rakyat," katanya.

Menurut dia, Presiden Jokowi memiliki keinginan yang kuat untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyat. Namun, hal itu terhambat oleh para pendukungnya sendiri lantaran saling sikut jabatan.

"Lucunya KMP (Koalisi Merah Putih) yang seharusnya menjadi penyeimbang sebaliknya memberikan jalan yang lapang, justru tudingan dan cakar-cakaran itu datangnya dari orang-orang dekat Jokowi. Bayangkan para menteri saling tinju dan saling serang," imbuh Bamsoet.

Oleh karenanya, lanjut dia, mantan Wali Kota Solo itu diminta untuk mengonsolidasikan para pendukungnya. Sehingga, jalannya nawacita tersebut dapat berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan.

"Presiden Jokowi harus kembali kepada jalan nawacita karena itu janji-janji Jokowi saat kampanya kemarin," pungkasnya.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya