Satu Tahun Pemerintahan, KIH Paling Banyak Jegal Jokowi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Sabtu 17 Oktober 2015 13:04 WIB
Presiden Jokowi (ANTARA)
Share :

JAKARTA – Di usia satu tahun pemerintah pada 20 Oktober 2015 mendatang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berhasil menciptakan kekuatan politiknya sendiri dalam menjalankan pemerintahan pada tahun berikutnya. Dalam satu tahun ini pula, Koalisi Indonesia Hebat (KIH) sebagai partai pendukung pemerintah yang kerap menjegal kebijakan Jokowi.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet). Ia menyebut, gabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) yang tidak ikut dalam KIH maupun KMP menjadi alasan untuk mendukung penuh mantan Wali Kota Solo tersebut.

"Ada yang menarik PAN gabung ke Istana tapi bukan ke KIH, mengapa? Karena itu artinya Presiden sedang membangun kekuataannya sendiri," ungkap Bamsoet, pada diskusi Sindotriwijaya Network yang bertajuk 'Setahun Nawacita', di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10/2015).

Kesimpulan ini diungkapkannya lantaran KIH sebagai partai pengusung Presiden Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu, justru menjadi kelompok yang paling banyak mengganjal program pemerintah saat ini.

"KMP yang seharusnya menjadi penyeimbang, justru memberikan dukungan. Sementara KIH yang mendukung justru merong-rong kinerja dari Kabinet Jokowi-JK," ungkap.

Oleh karenanya, lanjut Bamsoet, Presiden Jokowi diminta lebih tegas terhadap sejumlah menteri yang dianggap menghambat jalannya pemerintahan. Sebab, KIH masih memberikan raport merah terhadap pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Presiden saya harap mampu lebih tegas karena KIH masih memberikan raport merah terhadap jalannya pemerintahan," pungakasnya.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya