Setelah menolak perumahan yang memang dinilai tim tak layak untuk disewa, Zainal mengaku langsung ditelefon oleh SDA. Saat itu, lanjutnya, SDA menanyakan alasan penolakan perumahan tersebut dan mengatakan penyedia rumah akan menyediakan transportasi dan pos keamanan.
"Pak Menteri tanya kenapa ditolak. Ya saya jawab, rawan, jauh, tidak familiar. Pak Menteri bilang penyedia rumah akan menyedikan transport solawat dan pos keamanan agar jamaah terayomi. Ya saya jawab iya," jelasnya.
Setelah itu, menurut Zainal pihaknya langsung merapatkan soal perumahan yang dimaksudkan oleh SDA agar dimasukkan dalam pemondokan jamaah haji. "Kita rapat dengan tim. Setelah rapat kita terima karena itu perintah (SDA)," tukasnya.
(Susi Fatimah)