MAKASSAR – Untuk mendistribusikan logistik Pilkada ke pulau terluar di Sulawesi Selatan, KPU Pangkep dan KPU Selayar berjuang keras mengirim logistik Pilkada kepada pemilih dengan mencarter kapal laut berukuran besar dan perahu seadanya.
Butuh enam hingga 18 jam perjalanan laut untuk mengantar logistik Pilkada ke pulau terluar di Sulawesi Selatan. Baik KPUD Pangkep maupun KPU Selayar akan memulai pendistribusian pada Selasa, (1/12/2015) sehingga waktu yang digunakan bisa lebih lama yakni tujuh hingga delapan hari.
Ketua KPUD Pangkep Marzuki Kadir menjelaskan, pihaknya telah mencarter dua kapal besar untuk mendistribusikan logistik Pilkada ke dua kecamatan yang di Kabupaten Pangkajenne Kepulauan (Pangkep). Di dua kecamatan itu terdapat 60 TPS dengan jumlah pemilih rata-rata 100-200 orang.
"Kapal-kapal ini berangkat dari Pelabuhan Rakyat Paotere, Makassar yang mampu memuat hingga 40 ton. Star dari Paotere kemudian langsung ke tiap PPK di pulau terluar," kata Marzuki Kadir kepada Okezone, Minggu (29/11/2015).
Ia menjelaskan, tidak hanya mengunakan kapal besar, perahu berukuran kecil juga dimanfaatkan untuk mengantar logistik ke pulau-pulau yang jumlah pemilihnya sedikit. Logistik itu akan diantar oleh petugas PPS ke pulau-pulau tersebut mengunakan perahu seadanya.