Sekitar beberapa menit kemudian korban sadar bahwa sepeda motornya sudah dibawa pelaku. “Awalnya pelaku menepuk bahu aku, dan apa yang dibilang pelaku aku tetap bilang iya-iya saja,” ucap Luthi.
Dalam kasus ini, korban menunggu antrean untuk membuat laporan pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sunggal. Saat melapor, Luthi mengatakan satu di antara dua pelaku, tingginya 1,75 meter, matanya juling. Satu lagi agak pendek, berkulit sawo matang.
Sebelumnya, Dony Sibarani alias Dony (15), pelajar SMP di Medan menjadi korban kejahatan dengan modus serupa. Kasusnya kini diproses di Polsek Medan Sunggal.
(Abu Sahma Pane)