Kedubes Bangladesh Peringati Hari Bahasa Internasional di Jakarta

Silviana Dharma, Jurnalis
Minggu 21 Februari 2016 16:01 WIB
Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia (kiri) dan Arief Rachman (kanan). (Foto: Silviana Dharma/Okezone)
Share :

“Semua bahasa perlu dilindungi kelestariannya. Kami sangat mengapresiasi gerakan bahasa ini, sehingga sekarang seluruh dunia memperjuangkan hak pengakuan bagi bahasa ibu mereka. Di Indonesia, kita punya 783 bahasa daerah. Dan setiap tahunnya, 1-2 bahasa kami punah. Inilah yang masih perlu diperjuangkan untuk generasi mendatang,” ujar Arief dalam kata sambutannya di kedutaan besar Bangladesh, Minggu (21/2/2016).

Hari bahasa nasional diperingati setiap tanggal 21 Februari. Hari di mana ribuan mahasiswa Bangladesh (saat itu masih tergabung dalam Pakistan Timur) turun ke jalan memperjuangkan pengakuan atas bahasa asli mereka, bahasa Bangla. Aksi protes yang berujung penembakan dari pihak kepolisian Dhaka (kini Ibu Kota Bangladesh).

Perjuangan tumpah darah yang pecah pada 1952 itu tak berakhir sia-sia. Setelah konflik dalam negeri yang berkepanjangan, pada 1956 Bahasa Bengali atau Bangla akhirnya diakui sebagai bahasa nasioanal kedua, setelah bahasa Pakistan.

Berawal dari gerakan bahasa Bangla oleh para pemuda itulah, UNESCO menetapkan 21 Februari sebagai Hari Gerakan Bahasa Internasional.

(Silviana Dharma)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya