'Raja Terakhir' di Cirebon Dicoret dari Keluarga Keraton Kanoman

Erika Lia, Jurnalis
Senin 29 Februari 2016 20:23 WIB
MA yang mengaku 'Raja Terakhir' (Berpeci) Akhirnya Menampakan Diri (Foto Erika/Sindo)
Share :

Dia pun mengaku heran dengan klaim Hasanudin dan mempertanyakan klaimnya. Menurutnya, MA hanya sebatas kerabat atau famili dari Keraton Kanoman dengan garis keturunan yang sama yakni Syekh Syarif Hidayatullah. Dia menegaskan, tak dibenarkan bila ada anggota keluarga keraton menggunakan gelar tanpa dasar, apalagi sampai mengaku sebagai Raja Diraja atau Raja Terakhir.

"Pemakaian gelar tak bisa sembarangan, apalagi mengklaim gelar sebagai Raja Diraja atau Raja Terakhir," tandasnya.

Terpisah, pengakuan Hasanudin sebagai Raja Diraja Purwaka Caruban Nagari Kerajaan Cirebon dibela kuasa hukumnya, B Jokowitantri menjelaskan, julukan Sri Baginda Raja pada nama Hasanudin berdasarkan penghargaan dari Kerajaan Kutai Kertanegara Mulawarman bernama Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza F W sebagai Ketua LAB-RI.

"Sifat gelar hanya istilah adat, bukan pengertian gelar raja sebenarnya yang hendak mendirikan kerajaan menyaingi NKRI atau gerakan makar atau apapun yang merugikan negara," terangnya, kemarin.

LAB-RI merupakan organisasi masyarakat yang bertujuan menyelamatkan, mempertahankan aset seni dan budaya kerajaan se-Indonesia, khususnya Cirebon. Gerakannya tak lain menyelamatkan aset seni dan budaya kerajaan yang pernah ada di Indonesia.

Dia pun tak membenarkan isu yang mengabarkan keberadaan LAB-RI menyimpang, bahkan menyesatkan. Dia mengaku, tanggapan yang merebak di masyarakat mengenai LAB-RI itu telah meresahkan pihaknya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya