Menurutnya, pembunuhan harimau dan membinda sudah dua kali terjadi di Sumatera Utara. Dalam kasus terakhir ini, BBKSDA masih menyelidiki agar tidak terjadi kasus serupa.
"Dulu pernah ada hal seperti ini di Sumatera Utara, namun di daerah yang berbeda. Bukti, potongan daging dan kulit sudah kita amankan," jelas John.
Seekor satwa langka yang dilundungi, harimau sumatera betina (Panthera Tigris Sumatrae) ditembak mati karena masuk ke perkambungan di Desa Silantom Tong, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin 7 Maret 2016.
(Susi Fatimah)