Mengintip Prostitusi Ganefo Bertarif Rp25 Ribu

Taufik Budi, Jurnalis
Kamis 17 Maret 2016 10:43 WIB
Ilustrasi
Share :

DEMAK - Bisnis prostitusi memang tidak ada matinya. Di Demak, Jawa Tengah, tepatnya di kawasan Stasiun Brumbung Mranggen, bisnis esek-esek juga tumbuh subur. Di lokasi ini tak membutuhkan tempat layak, karena kencan biasa dilakukan di sawah langsung beratap langit.

"Di sini biasanya mulai setelah Maghrib, nanti sudah ramai (para PSK menjajakan diri). Tempatnya ya biasa di pinggir-pinggir sawah, paling pakai alas plastik atau tikar ketika kencan," kata seorang warga, Mat Kirin, kepada Okezone, Kamis (17/3/2016).

Pria berusia 60 tahun itu menuturkan, setidaknya terdapat 30 pekerja seks komersial yang tiap hari menjajakan diri di lingkungan Stasiun Brumbung. Tarif yang dipatok PSK tersebut terbilang sangat murah, yakni mulai Rp25 ribu setiap kali kencan.

"Jangan dibayangkan kencan-kencan itu dilakukan di ruang tertutup dan tempat tidur yang bagus. Kalau di sini di tempat terbuka, jadi antar satu pasangan dengan yang lain tidak ada sekat, langsung berjejer," ujarnya sambil tertawa.

Meski dengan harga murah dan tempat seadanya, namun pelanggan dijanjikan pelayanan yang memadai. Bahkan, bila pelanggan memberi uang lebih pada awal kencan, dipastikan akan semakin dimanjakan oleh penyedia jasa pemuas nafsu itu.

"Servis ke pelanggan tetap diutamakan. Tarif ya itu mulai Rp25 ribu, tapi kalau mau ada tambahan (servis) pelanggan bisa memberi tambahan Rp25 ribu lagi, jadi total Rp50 ribu sudah mendapatkan berbagai pelayanan yang memuaskan," jelasnya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya