TUNUYAN – Seorang polisi wanita (polwan) di Argentina dijuluki sebagai pahlawan setelah kisahnya menyusui bayi orang lain tersebar di jagat maya.
“Dia menangis keras karena kelaparan. Jadi, dia harus diberi makan, itu saja,” tegas Silvina Rojas, ketika ditanya alasan ia mengajukan diri untuk menyusui bayi malang tersebut, seperti dikutip dari Mirror, Sabtu (9/4/2016).
Saat itu, Rojas sedang bertugas di Tunuyan. Tiba-tiba seorang pria datang ke kantor polisi terdekat sambil mengendong seorang bayi laki-laki. Bayi berusia empat bulan itu menangis keras, pria yang mengaku sebagai ayahnya kebingungan.
“Ibunya masih remaja, sekira 15 tahun. Mereka bertengkar, suami istri ini. Ibunya juga cekcok mulut dengan mertuanya. Jadi dia kabur dari rumah, meninggalkan bayinya,” tutur ibu dari bayi berusia delapan bulan itu, mengulang cerita ayah si bayi.
Melihat wajah bingung si ayah, yang begitu putus asa sampai lari ke kantor polisi, Rojas pun menawarkan bantuan. Tanpa ragu ia mengambil alih anak itu dari rangkulan ayahnya dan membagi ASI-nya. Seketika anak itu pun berhenti merengek.
Tidak cukup sampai di situ, Rojas juga mengajak rekan-rekan polwannya untuk membelikan si bayi popok dan pakaian.
Ibu muda yang diduga menelantarkan bayinya itu muncul beberapa jam kemudian. Meski ibu si bayi sudah pulang, kasus ini tetap dilanjutkan dan tengah diinvestigasi oleh lembaga perlindungan anak di Argentina.
(Silviana Dharma)