Ahok Dituding Manfaatkan Tentara untuk Takut-takuti Warga

Fadhly Fauzy, Jurnalis
Selasa 12 April 2016 16:39 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menuding Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kerap memanfaatkan tentara untuk menakut-nakuti warga dalam melakukan penggusuran. Hal itu dinilai seperti yang terjadi pada masa Orde Baru.

"Contohnya di Pasar Ikan, padahal di sana isinya kebanyakan ibu-ibu, tapi kenapa harus pakai tentara? Selalu saja menggunakan tentara untuk melakukan penggusuran, selalu mengintimidasi rakyat kecil, seperti zaman Orde Baru," kata Presiden KSPI Said Iqbal di Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016).

Menurutnya, dengan mengerahkan tentara dalam mengawal penggusuran dinilai tidak sesuai dan berlebihan, serta dianggap sebagai bentuk adu domba antara TNI dengan warga.

"Apakah ada perang? Ada teroris? Sampai tentara harus turun tangan dalam masalah penggusuran," ucap Iqbal.

(Baca juga: Pisahkan Jamaah dengan Masjid Luar Batang, Warga: Ahok Kebangetan)

Sebab, menurutnya, jika terjadi kericuhan antara warga dengan tentara maka akan membuat citra aparat menjadi buruk di hadapan masyarakat. Karena itu, Iqbal meminta para tentara jangan mau dimanfaatkan Ahok.

"Gubernur Ahok ini antidemokrasi, tidak manusiawi, suka menggunakan tentara. Kalau kericuhan yang namanya jelek siapa? Ya tentara. Kami mohon kepada tentara agar jangan mau ikut atau dimanfaatkan untuk diadu domba dengan rakyat. Ahok ini memanfaatkan tentara," tegasnya.


Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya