Setelah resmi menyatakan mundur, kans Dedi semakin menguat. Bahkan ia menyebut Dedi kemungkinan akan menang mutlak. "Ya aklamasi dong. Tapi mekanisme sidang (pemilihan ketua) tetap berjalan. Pasti aklamasi," tutur Yance.
Dedi sendiri menegaskan Yance bukan menyerahkan jabatannya. Yance hanya mundur dari bursa pencalonan dan mempercayakanna untuk maju sebagai calon Ketua DPD. "Saya berkomunikasi politik dalam dua hari terakhir dengan beliau. Dari komunikasi politik itu memunculkan sikap kenegarawanan beliau untuk memberikan ruang kepada saya," jelasnya.
Dalam komunikasi tersebut, Yance dan Dedi sepakat agar dalam proses Musda jangan dijadikan ajang transaksi politik. Hal itu ingin dihindari dalam tubuh Golkar Jawa Barat saat ini. "Nah proses rekonsiliatif itu menjadi bagian untuk membangun tradisi baru lho Golkar Jawa Barat yang berbasis kebudayaan," ujar Dedi.
Sementara jika benar-benar terpilih sebagai ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, ia mengaku akan melakukan berbagai perbaikan. Salah satunya akan menilai kinerja anggota legislatif dan kepala daerah dari partainya. "Hasilnya akan diumumkan ke publik sehingga seluruh anggota DPRD dan eksekutif (kepala daerah) dari Golkar terukur," tandasnya.
(Risna Nur Rahayu)