PPP Temui Kapolda DIY Minta Pembunuh Simpatisannya Ditangkap

Prabowo, Jurnalis
Jum'at 29 April 2016 18:47 WIB
Konferensi pers PPP DIY (Prabowo/Okezone)
Share :

YOGYAKARTA - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) DI Yogyakarta Brigjen Prastwa Wahyu Hidayat yakin pihaknya mampu menangkap pelaku pembunuhan terhadap simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Didik Suparyanto.

Didik meregang nyawa usai diserang orang tak dikenal saat hendak pulang dari Tabligh Akbar yang dihelat organisasi sayap partai berlambang Ka'bah di Jalan Kebonagung, Kronggahan, Mlati, Sleman, Minggu 18 April 2016.

"Kami dari pimpinan wilayah tadi mengadakan pertemuan dengan Kapolda DIY. Beliau (Kapolda) dalam waktu dekat akan menangkap pelakunya," kata Ketua DPW PPP DIY, Sukri Fadholi dalam keterangan pers, Jumat (29/4/2016).

Alasan mendatangi Polda, kata Sukri, karena ingin memperoleh informasi yang akurat. Sebab, hingga hari ke-12 pasca-peristiwa berdarah itu belum terungkap siapa pelakunya.

DPW PPP, lanjut Sukri, merasa bertanggung jawab secara sosial untuk mengawal kasus itu. Pihaknya tak ingin kasusnya berlarut-larut sehingga menyebabkan kecemasan di kalangan muda PPP.

"Jujur saja, kasus ini membuat resah kalangan muda PPP, kami meminta agar kepolisian sesegera mungkin mengekspos dengan mengumumkan siapa pelakunya," katanya.

Anggota DPRD DIY Muh Yazid menambahkan, pihaknya juga sudah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk mengungkap misteri kematian Didik. TPF yang dibentuk DPW PPP bekerja untuk membantu pihak kepolisian mencari pelaku pembunuhan.

"TPF sifatnya membantu aparat, informasi yang diperolah dilapangan dan data-data yang ada diberikan agar terungkap," kata politikus PPP itu.

Yazid mengaku TPF PPP sudah dibentuk pasca-kejadian. Namun, sifatnya tertutup. Artinya, pihaknya tak ingin mengekspos agar tujuan dibentuk tim tersebut fokus bekerja menggali data dan fakta yang ada.

"TPF tidak kok menyaingi aparat, makanya sifatnya diam, tidak perlu diekspos. Tapi, benar-benar bekerja untuk membantu aparat," bebernya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya