Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Simpatisan PPP Dimakamkan, Djan Faridz Merasa Kehilangan Anaknya

Markus Yuwono , Jurnalis-Senin, 18 April 2016 |16:47 WIB
Simpatisan PPP Dimakamkan, Djan Faridz Merasa Kehilangan Anaknya
Foto (Markus Yuwono/Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz menghadiri prosesi pemakaman jenazah Didin Suparyanto (19), simpatisan PPP yang jadi korban serangan molotov di Mlati, Sleman, Yogyakarta.

Pekik takbir menggema saat ribuan pelayat mengantarkan almarhum ke pemakaman Kyai Bolawi yang berjarak belasan meter dari rumah duka di Desa Tlogoadi, Mlati. Selain Djan Faridz, Ketua DPW PPP DI Yogyakarta Syukri Fadholi dan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun juga hadir.

"Saya seperti merasa kehilangan anak saya sendiri. Anak yang berkorban untuk PPP. Kami berharap ini yang pertama dan tidak terulang lagi," kata Djan Faridz kepada wartawan di lokasi pemakaman, Senin (18/4/2016).

Ia mengatakan tidak pernah membayangkan datang dari Jakarta untuk silaturahmi ke Yogya, namun berujung pada peristiwa tragis yang menewaskan seorang anggota laskar PPP.

Ketua DPW PPP DIY Syukri Fadholi berharap polisi bisa menangkap pelaku pembunuhan itu. "Polda dan Polres, saya yakin bisa menangkap para pelaku, menuntaskan peristiwa ini," katanya.

Ia juga meminta kepada seluruh laskar maupun simpatisan PPP untuk tetap bersabar, dan tidak terbawa emosi atas meninggalnya Didin. Menurutnya korban meninggal dalam amar makruf nahi munkar.

"Betapapun emosi dan marah, harus tetap sabar dan tidak berbuat anarkis," jelasnya. (Baca juga: Simpatisan PPP Tewas, Polisi Imbau Jangan Ada Aksi Balasan)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement