Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Simpatisan PPP Dimakamkan, Djan Faridz Merasa Kehilangan Anaknya

Markus Yuwono , Jurnalis-Senin, 18 April 2016 |16:47 WIB
Simpatisan PPP Dimakamkan, Djan Faridz Merasa Kehilangan Anaknya
Foto (Markus Yuwono/Okezone)
A
A
A

Sementara ayah korban, Waldiyono mengaku sangat terpukul dengan kematian anak keduanya itu. Pelajar Kelas XII SMK Sulaiman itu baru saja menyelesaikan ujian, dan menjelang kelulusannya. Sebelum dipanggil Sang Khalik, Didin bercita-cita menjadi tentara.

"Dia kalau dimintai tolong temannya selalu membantu. Manutan anaknya," kata dia.

Waldiyono mengakui anaknya aktif sebagai anggota Laskar Macan Loreng PPP sejak Pilkada 2015. Ia pun berharap polisi mengungkap kasus ini. "Harapannya polisi menangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya," tandasnya.

Didin Suparyanto tewas setelah dilempar petasan saat melintas bersama rekannya di Jalan Kebonagung, Mlati, Sleman, Minggu 17 April 2016. Almarhum meninggalkan kedua orang tua, seorang kakak dan seorang adik.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement