Polres Lampung Timur Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Bocah SD

Antara, Jurnalis
Selasa 10 Mei 2016 08:23 WIB
Ilustrasi
Share :

LAMPUNG TIMUR – Polres Lampung Timur mengaku kesulitan untuk mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa seorang bocah Sekolah Dasar (SD) berinisial M (11), yang ditemukan tewas di Desa Sumbermarga, Minggu 17 April lalu.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Juni Duarsyah menyatakan, hal ini terjadi karena minimnya saksi dan alat bukti yang menjadi kendala untuk pengungkapan kasus mengungkap pembunuhan tersebut.

"Kendala dalam kasus ini karena saksi-saksinya minim, di antaranya saksi teman korban yang masih berumur delapan tahun," ujar Juni, Selasa (10/5/2016).

Menurut Juni, keterangan saksi yang merupakan anak-anak selalu berubah-ubah, sehingga membuat pihaknya kesulitan mengidentifikasi para pelakunya. "Karena masih anak-anak. Mungkin trauma, sehingga sering memberikan keterangan yang berubah-ubah," ujarnya.

Meski begitu, Juni mengaku, pihaknya optimistis dalam waktu dapat segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap M. "Pelakunya sepertinya bukan orang yang jauh, karena penyelidikan kami sudah ada yang mengarah kepada para pelaku, mohon doanya saja semoga secepatnya bisa ditangkap," ujarnya.

Juni menjelaskan, kronologis kejadian pembunuhan tersebut berawal ketika korban M, warga Desa Labuhan Ratu VII, Kecamatan Labuhan Ratu dilaporkan hilang ke Polsek Labuhan Ratu, pada 15 April lalu.

Minggu 17 April, M ditemukan oleh warga telah meninggal dunia di perkebunan karet di Desa Sumber Marga, Kecamatan Way Jepara. Menurut Juni, M meninggal, diduga dibunuh dan telah mengalami kekerasan seksual.

(Fransiskus Dasa Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya