Menurut Taufiq, kemunculan buaya di wilayah tersebut bukan kali ini saja terjadi, sekira delapan bulan lalu juga ditemukan seekor buaya dewasa di Desa Seko, Lubuk Tigo. Buaya tersebut diduga berasal dari aliran Sungai Indragiri yang berdekatan dengan kawasan hutan suaka margasatwa Kerumutan.
"Buaya-buaya ini diduga dari sungai kemudian masuk ke kanal-kanal perusahaan, sehingga bermunculan di tengah warga," ujarnya.
Untuk menjaga keselamatan warga, sambung pihaknya juga telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di sekitar kanal-kanal perusahaan yang berdekatan dengan aliran sungai.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di kanal-kanal perusahaan, apalagi saat ini air sungai sedang naik karena musim hujan, kemudian jika masyarakat menemukan buaya agar segera menghindar dan segera melaporkannya kepada Polsek Lirik maupun pihak BKSDA," tuturnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)