NUSA DUA - Setya Novanto (Setnov) resmi disahkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan menjabat hingga 2019. Ia terpilih karena pesaing terdekatnya, Ade Komarudin (Akom) mundur saat hendak dimulai pemungutan suara putaran kedua.
Sebelum menyampaikan niatan mundurnya, Akom terlebih dulu mengucapkan terima kasih kepada seluruh calon ketua umum lainnya, ke simpatisan, dan juga para senior di partai berlambang beringin itu.
Akom kemudian mengatakan, dirinya berusia lebih muda dari Setnov yang sekarang sudah menginjak usia 60 tahun. Dengan pertimbangan itu, ia legowo Setnov jadi Ketum Golkar dan tak usah dilanjutkan pemungutan suara putaran kedua.
"Saya kira saya lebih muda dari Pak Novanto. Saya masih mampu, Pak Novanto 60, masih ada kesempatan (mencalonkan diri) di masa akan datang," ujarnya di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Selasa (17/6/2016).
Dia pun menyatakan akan mendukung kepemimpinan Setnov di Partai Golkar. "Saya akan support demi kejayaan partai," pungkasnya.
(Abu Sahma Pane)