SMS tersangka dibalas Eno, hingga akhirnya Eno mengundang tersangka untuk masuk ke dalam kamar kos. Sampai akhirnya, terjadi pembunuhan sadis yang ia lakukan bersama dua tersangka Rahmat Arifin, dan Imam Harpiadi.
RAL mengaku terpaksa mengikuti ajakan dua tersangka untuk membunuh korban lantaran merasa takut dan tertekan. "Saya merasa tertekan oleh Imam dan Arif. Kemudian saya juga merasa takut nanti kalau korban masih hidup, saya dilaporkan ke polisi," ujarnya di ruang pemeriksaan.
(Rachmat Fahzry)