"Ya nanti kan kita periksa dulu, soal identitas palsu dan izin praktik, belum tahu belum bisa dipastikan," pungkas Suparmo.
Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Tienke Margareta. Dirinya mengungkapkan, dari seluruh penemuan alat-alat yang diduga untuk aborsi, akan diserahkan pada kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.
"Selanjutnya tunggu pemeriksaan dari pihak kepolisian," tutup Tienke.
(Khafid Mardiyansyah)