Pimpin Doa untuk Eno, Mensos Meneteskan Air Mata

Iqbal Multatuli, Jurnalis
Jum'at 20 Mei 2016 22:55 WIB
Mensos Khofifah Indar Parawansa Doakan Almarhumah Eno (foto: Iqbal/Okezone)
Share :

SERANG - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Eno Parihah, korban pemerkosaan disertai pembunuhan dengan gagang cangkul menancap di kemaluannya.

Setibanya di kediaman almarhumah, Khofifah langsung disambut keluarga Eno. Puluhan warga pun ikut menyesaki kediaman Eno karena ingin melihat Ketua Muslimat NU tersebut.

(Baca Juga: Teriakan 'Hukum Mati!' Sambut Kedatangan Mensos di Rumah Eno)

Khofifah pun langsung bertanya tentang sosok Eno di mata keluarganya. Setelah sekira 15 menit berbincang dengan keluarga gadis 18 tahun itu, Khofifah langsung ikut dalam kumpulan warga yang sedang melaksanakan tahilil tujuh hari kematian karyawati PT Poly Global Mandiri itu.

"Hari ini hari ke tujuh kita semua ditinggalkan Eno Parihah, saya dapat informasi bahwa ananda Eno seorang anak sholehah dan birrul walidain (berbakti kepada orangtua)," kata Khofifah di hadapan warga usai menggelar pengajian, Jumat (20/5/2016).

Setelah berbicara di depan puluhan warga kampung Bangkir, Desa Pegandikan, Kecamatan Lebak Wangi, Mensos langsusng memimpin doa untuk almarhumah Eno.

"Kita doakan bersama supaya malaikat mencatat bahwa ananda Eno adalah anak yang sholehah dan birrul walidain," ucap Khofifah sembari meneteskan air mata.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya