BANYUASIN - Selalu dihantui bayang-bayang korban yang dibunuhnya. Uuk (17) salah satu dari lima tersangka pembunuh lima orang keluarga Tasir akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Ditemani keluarganya, warga Desa Tirta Kencana, Kabupaten Banyuasin itu keluar dari persembunyiannya dan menyerahkan diri ke Polres Prabumulih.
Menurut Uuk, selama belasan hari menjadi buronan, hidupnya selalu merasa gelisah dan tidak tenang. Siang hari dia was-was disergap polisi dan takut diberondong peluru petugas. Sementara, pada malam hari, buruh sawit ini tidak bisa tidur tenang. Adegan pembunuhan yang dilakukannya selalu terbayang-banyang dan masuk dalam mimpi.
"Saya takut ditembak polisi, selain itu bayangan mereka (korban) juga selalu menghantui saya. Meski saat itu belum tertangkap, tapi hidup saya tidak tenang, menyerahkan diri saya pikir lebih baik," singkat Uuk, Rabu (25/5/2016).
(Baca juga: Mayat Dalam Karung Ditemukan di Sungai)
Sementara itu Kapolres Banyuasin, AKBP Prasetyo R Purboyo mengatakan, semua pelaku telah tertangkap, yakni Abdul Kohar, Nenendi Munandar, Purwanto, dan Agus Mubarok selaku otak pembunuhan keji itu.