Panglima TNI: Pancasila Adalah Gotong Royong!

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis
Kamis 02 Juni 2016 12:13 WIB
Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat menjadi pembicara dalam Simposium Nasional. (Foto: Syamsul Anwar Khoemaeni/Okezone)
Share :

JAKARTA – Pada Hari kedua Simposium Nasional Mengamankan Pancasila dari PKI dan Ideologi Lain di Balai Kartini Jakarta Selatan, sejumlah tokoh nasional hadir di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Usai Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamirzad Ryacudu mengisi forum, selanjutnya Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo ganti mendapat giliran.

"Datang di hadapan senior-senior saya yang dilandasi jiwa patriotisme yang tinggi menjaga NKRI, Pancasila," ujar Gatot di lokasi, Kamis (2/6/2016).

Gatot mengatakan, ketika operasi pembebasan sandera, para purnawirawan juga memiliki peran di balik layar. Bahkan, Mayjen (Purn) Kivlan Zein turun langsung untuk melakukan negosiasi.

"Pada saat operasi pembebasan sandera, purnawirawan pun berperan karena kecintaan kepada NKRI dan warga negaranya," tuturnya.

(Baca Juga : Soal Rekonsialiasi PKI, Menhan: Orangnya Sudah Mati)

Selanjutnya, mantan KSAD itu megimbau nilai kegotongroyongan Pancasila tetap dijaga. Terlebih bangsa Indonesia bisa merdeka lantaran memiliki semangat gotong royong.

"Saya mengingatkan saja, apabila Pancasila diremas lagi jadi tiga: sosio nasionalisme, sosio demokrasi, dan ketuhanan. Diremas lagi jadi satu, gotong-royong. Bangsa ini bisa merdeka karena gotong royong," serunya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya