JAKARTA - Selain ideologi komunis, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa paham neo kapitalisme dan neo liberalisme juga sanggat berbahaya. Bahkan, di barat, sejumlah negara mulai diserang krisis kepercayaan yang menjurus pada atheisme lantaran pengaruh ideologi tersebut.
"Yang berbahaya neo kapitalisme dan neo liberalisme. PKI berasal dari komunis Belanda pada 1914. Kewaspadaan krisis keyakinan meningkat di Barat dan Eropa. Contoh, Jerman penganut agama 82 juta, Prancis 68 juta, tapi yang hadir di gereja 10-15 persen," papar Gatot di simposium Anti PKI di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2016).
(Baca: Panglima TNI: Pancasila Adalah Gotong Royong!)
Selain itu, lanjut dia, kunjungan warga ke rumah ibadah di Eropa menurun drastis dari tahun 1950 yang berjumlah 12 juta orang. Pada tahun 2000, menjadi hanya empat juta jamaah. Alhasil, sebanyak 60 tempat ibadah ditutup, dijual atau bahkan dihancurkan oleh otoritas setempat. Selanjutnya, lahan tersebut dialihfungsikan menjadi perumahan mewah, perpustakaan, serta bar dan restoran.
"Penurunan kunjungan jamaat dari 1950 12 juta, jadi empat juta tahun 2000. 60 tempat ibadah ditutup, dijual dan dihancurkan pertahun. Alih fungsi jadi perumahan mewah, perpustakaan, bar dan restoran. Gereja kehilangan 60 ribu jemaah pertahun," sambungnya.