EVANDALE – Badai yang mengakibatkan banjir terburuk dalam beberapa dekade terakhir di timur Australia menyebabkan tiga orang meninggal dan empat orang lainnya dalam keadaan hilang.
Sebelumnya, kepolisian setempat menyatakan sudah sempat menyelamatkan satu dari dua orang yang hilang, setelah mobil yang mereka kendarai hanyut terbawa arus banjir di Evandale, Pulau Tasmania.
Saat ini, sejumlah operasi pencarian, termasuk dengan menerjunkan helikopter masih dilakukan dan diharapkan para korban hilang bisa ditemukan dengan selamat.
Cuaca ekstrem di Australia sedianya sudah berlangsung sejak Sabtu, 4 Juni lalu, di mana badai yang sempat menghantam Queensland, bergerak ke selatan mengarah ke New South Wales dan Pulau Tasmania.
“Kami yakin bahwa yang terburuk dari badai dan hujan lebat klimaksnya sudah lewat. Tapi tentunya bukan berarti kita akan melihat akhir dari dampak badai ini, karena hujan dan banjir masih terjadi,” tutur Mhairi Revie dari SES (State Emergency Service) kepada ABC, Selasa (7/5/2016).
(Randy Wirayudha)