GUAYAQUIL - Seorang imam Katolik di Ekuador meninggal dunia setelah tertimpa salib yang jatuh saat ia sedang memimpin misa petang yang disiarkan secara langsung (Live).
Kecelakaan yang mengejutkan itu terjadi pada Sabtu (17/10/2026) di Gereja Nuestra Señora del Perpetuo Socorro di Guayaquil, kota terbesar di Ekuador yang terletak sekitar 265 km di barat daya ibu kota negara tersebut. Pastor Patricio Alfredo Sánchez Molinari sedang menyiarkan acara tersebut secara langsung melalui akun media sosialnya ketika salib yang terpasang di dinding di belakangnya tiba-tiba jatuh, sekitar 30 menit setelah siaran dimulai.
Rekaman peristiwa misa tersebut memperlihatkan sebuah salib besar yang tergantung di belakang altar terlepas dan jatuh menimpa bagian belakang kepala sang imam.
Saat kejadian, sang pastor sedang menghadap ke arah jemaat dan tampaknya tidak menyadari salib itu jatuh. Dalam video terlihat bahwa ia tidak bangkit kembali setelah tertimpa.
Imam tersebut terjatuh ke area di bawah altar hingga tidak terlihat lagi dalam tayangan, namun rekaman tersebut menangkap suara jemaat yang panik berteriak dan bergegas memberikan pertolongan.
“Romo, Romo! Panggil ambulans!” terdengar seruan orang-orang sesaat sebelum siaran langsung terputus. Terlihat pula beberapa orang berlari menuju altar untuk menolong imam yang tertimpa tersebut.
Layanan darurat segera dipanggil ke lokasi kejadian, namun tim penolong tidak berhasil menyelamatkan nyawa sang imam. Video siaran langsung tersebut kemudian dihapus dari halaman media sosial sang imam, tetapi sempat tersebar luas di media sosial, lapor NBC News.
Keuskupan Agung Guayaquil mengonfirmasi kematiannya pada Minggu (18/10/2026) dengan menyatakan bahwa Sánchez “telah berpulang ke Rumah Bapa untuk menikmati kehadiran dan kemuliaan-Nya”.