Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tragis, Pastor Meninggal Setelah Tertimpa Salib saat Pimpin Misa Live

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |05:05 WIB
Tragis, Pastor Meninggal Setelah Tertimpa Salib saat Pimpin Misa Live
Momen saat salib jatuh menimpa Pastor Patricio Alfredo Sánchez Molinari. (Foto: X)
A
A
A

“Berikanlah istirahat kekal kepadanya, ya Tuhan, dan biarkan cahaya abadi menyinarinya. Semoga ia beristirahat dalam damai. Amin,” tulis mereka dalam sebuah pernyataan berbahasa Latin yang diunggah di media sosial.

Keuskupan agung tersebut tidak menyebutkan apa penyebab jatuhnya salib itu, ataupun apakah akan ada penyelidikan terkait kejadian tersebut.

Tidak jelas apakah ia tewas seketika atau meninggal kemudian akibat luka-luka yang dideritanya.

Menurut Associated Press, Sánchez merupakan anggota Kongregasi Paling Kudus Penebus (Congregation of the Most Holy Redeemer), sebuah ordo keagamaan Katolik Roma yang didirikan pada tahun 1732 dan kini hadir di 80 negara.

Keuskupan agung menyatakan bahwa misa Ekaristi untuk mengenangnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada Minggu malam.

Pihak berwenang setempat belum memberikan komentar mengenai insiden tersebut, dan penyebab jatuhnya salib itu pun belum diketahui.

Pada tahun 2014, seorang pria berusia 21 tahun meninggal dunia dan seorang temannya terluka setelah tertimpa salib yang didirikan untuk menghormati Paus Yohanes Paulus II di Italia bagian utara. Pada tahun yang sama, seorang ibu dari dua anak meninggal di Chicago, AS, setelah sebuah ornamen batu berbentuk gargoyle jatuh dari lantai tiga sebuah gereja tua dan mengenainya saat ia sedang berjalan-jalan bersama tunangannya.
 

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement