Warganya Rusuh, Inggris Harus Bayar Biaya Perbaikan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 12 Juni 2016 06:02 WIB
Anggota Parlemen Prancis, Patrick Mennucci (Foto: Superbenjamin/Wikicommons)
Share :

PARIS – Pendukung tim nasional (timnas) Inggris terlibat kerusuhan dalam tiga hari berturut-turut di Marseille, Prancis. Kehadiran mereka di Negeri Mode sejatinya adalah untuk menonton pertandingan Tim Tiga Singa –julukan timnas Inggris- selama turnamen Piala Eropa atau Euro 2016.

(Baca juga: H-1 Piala Eropa, Suporter Inggris Bentrok dan Warga Prancis Bentrok)

Akibat perbuatannya warganya itu, pemerintahan David Cameron dinilai wajib membayar biaya kebersihan jalanan Marseille. Adalah seorang anggota Parlemen Prancis Patrick Mennucci yang mengeluarkan pernyataan tersebut.

“Apa yang terjadi dengan pendukung Inggris sangat tidak bisa diterima dan mengejutkan. Warga Marseille sangat putus asa akibat perilaku buruk tersebut,” tutur Mennucci kepada situs La Provence, sebagaimana dikutip Standard, Minggu (12/6/2016).

Seperti diberitakan, pendukung timnas Inggris kembali terlibat kerusuhan dengan pendukung timnas Rusia di Old Port, Marseille pada Sabtu 11 Juni 2016. Bentrokan dipicu oleh pendukung tim Beruang Merah jelang pertandingan Grup B Euro 2016 antara Inggris vs Rusia di Stade de Velodrome.

(Baca juga: Jelang Pertandingan Inggris vs Rusia, Pendukung Kedua Tim Bentrok)

Mennucci menilai pihak kepolisian sudah melakukan upaya terbaik untuk mencegah kerusuhan. Pria 61 tahun itu mengatakan alkohol bisa saja dilarang di Old Port yang menjadi pusat pendukung Inggris. Wakil Partai Sosialis itu juga menyesalkan tidak adanya pejabat Inggris, baik Duta Besar di Paris atau Konsulat Jenderal di Marseille yang meminta maaf kepada warga lokal atau datang untuk menenangkan warga mereka agar tidak membuat keributan.

“Saya berharap setidaknya bahwa ketika biaya perbaikan selesai dihitung, negara mereka akan membayar biaya tersebut karena tidak mungkin orang-orang Marseille yang harus merogoh kocek mereka,” pungkas Mennucci.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya