TOKYO – Komandan Pasukan Pertahanan Diri Jepang, Laksamana Katsutoshi Kawano menyebut aktivitas militer China meningkat akhir-akhir ini di Laut China Timur. Bahkan, jet tempur Negeri Sakura harus sering bermanuver untuk menangkal jet tempur milik China di kawasan tersebut.
Jet tempur Angkatan Udara (AU) Jepang berpapasan 200 kali dalam tiga bulan terakhir hingga Kamis 30 Juni 2016. Angka tersebut meningkat bila dibandingkan dengan tiga bulan pertama 2016 dengan jumlah 114 kali. Kawano menyebut, angka pasti insiden tersebut akan dipublikasikan pekan depan.
(Baca juga: Jet Jepang Papasan 198 Kali dengan Jet China)
“Tampaknya aktivitas China meningkat di laut dan udara,” ujar Kawano dalam konferensi pers, sebagaimana dimuat Reuters, Kamis (30/6/2016).
Jepang terlibat sengketa wilayah dengan China atas kepemilikan gugusan pulau tak berpenghuni di Laut China Timur, 220 km timur laut Taiwan. Bagi Jepang, gugusan pulau itu diberi nama Kepulauan Senkaku, sedangkan bagi China, gugusan pulau tersebut bernama Kepulauan Diaoyu.